Bab Hukum Zina
Shahih
وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ، أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ حِطَّانَ، بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيِّ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " خُذُوا عَنِّي خُذُوا عَنِّي قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلاً الْبِكْرُ بِالْبِكْرِ جَلْدُ مِائَةٍ وَنَفْىُ سَنَةٍ وَالثَّيِّبُ بِالثَّيِّبِ جَلْدُ مِائَةٍ وَالرَّجْمُ " .
wahaddatsana yahya ibnu yahya attamimiyyu, akhbarana husyaymun, an manshurin, ani alhasani, an hitthana, ibni abdi allahi arraqasyiyyi an ubadaha ibni asshamiti, qala qala rasulu allahi " khudzu anni khudzu anni qad jaala allahu lahunna sabilan albikru bialbikri jaldu miahin wanafu sanahin waattsayyibu biattsayyibi jaldu miahin waarrajmu ".
'Ubada bin as-Samit melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda: Ambillah (pengajaran) dariku, ambillah (pengajaran) dariku. Allah telah menetapkan hukum bagi mereka (wanita). Jika seorang laki-laki lajang berzina dengan seorang perempuan lajang (mereka harus dihukum) seratus cambukan dan diasingkan selama satu tahun. Dan jika seorang laki-laki yang sudah menikah berzina dengan seorang perempuan yang sudah menikah, mereka harus dihukum seratus cambukan dan dirajam sampai mati.
Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis