Bab Larangan Menjual untuk Orang Badui
Shahih
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَمْرٌو النَّاقِدُ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " لاَ يَبِعْ حَاضِرٌ لِبَادٍ " . وَقَالَ زُهَيْرٌ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَبِيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ .
Abu Huraira (semoga Allah meridhainya) melaporkan bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah orang yang tinggal di kota menjual untuk orang yang tinggal di padang (dengan maksud mengambil keuntungan dari ketidaktahuan mereka tentang kondisi pasar di kota)." Dan Zuhair melaporkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau melarang orang kota untuk menjual atas nama orang dari padang.