Bab Keutamaan Madinah dan Doa Nabi ﷺ di Dalamnya untuk Berkah serta Penjelasan Larangan dan Batasan Haramnya
وَحَدَّثَنَاهُ حَامِدُ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، قَالَ قُلْتُ لأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَحَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْمَدِينَةَ قَالَ نَعَمْ مَا بَيْنَ كَذَا إِلَى كَذَا فَمَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا - قَالَ - ثُمَّ قَالَ لِي هَذِهِ شَدِيدَةٌ " مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلاَئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لاَ يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً " . قَالَ فَقَالَ ابْنُ أَنَسٍ أَوْ آوَى مُحْدِثًا .
Hamd bin Umar telah mengabarkan kepada kami, Abdul Wahid telah mengabarkan kepada kami, Asim berkata: Aku bertanya kepada Anas bin Malik, "Apakah Rasulullah ﷺ mengharamkan Madinah?" Dia menjawab: "Ya, (daerah) antara ini dan itu. Barangsiapa yang melakukan suatu inovasi di dalamnya, dan dia berkata kepadaku: "Ini adalah sesuatu yang serius untuk melakukan inovasi di dalamnya (dan barangsiapa yang melakukannya) maka atasnya adalah laknat Allah, dan laknat para malaikat dan semua manusia, Allah tidak akan menerima darinya pada hari kiamat baik amal wajib maupun amal sunnah." Ibn Anas berkata: "Atau dia menampung seorang inovator."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
