Bab Ihram Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Hadyinya
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنِي سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ، عَنْ مَرْوَانَ الأَصْفَرِ، عَنْ أَنَسٍ، - رضى الله عنه - أَنَّ عَلِيًّا، قَدِمَ مِنَ الْيَمَنِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " بِمَ أَهْلَلْتَ " . فَقَالَ أَهْلَلْتُ بِإِهْلاَلِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . قَالَ " لَوْلاَ أَنَّ مَعِيَ الْهَدْىَ لأَحْلَلْتُ " .
Anas (semoga Allah meridhainya) melaporkan bahwa 'Ali (semoga Allah meridhainya) datang dari Yaman, dan Nabi (ﷺ) berkata: "Dengan apa kamu mengenakan Ihram?" Dia berkata: "Saya mengenakan Ihram dengan niat yang sama dengan niat yang dikenakan oleh Rasulullah (ﷺ)." Maka Nabi (ﷺ) berkata: "Seandainya tidak ada hewan kurban bersamaku, aku akan melepaskan Ihram (setelah melaksanakan 'Umrah)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
