Bab Memendekkan dalam Umrah
Shahih
haddatsani hamidu ibnu umara albakrawiyyu, haddatsana abdu alwahidi, an ashimin, an abi nadhraha, qala kuntu inda jabiri ibni abdi allahi faatahu atin faqala inna abna abbasin wabna azzubayri akhtalafa fi almutatayni faqala jabirun faalnahuma maa rasuli allahi tsumma nahana anhuma umaru falam naud lahuma.
Abd Nadra melaporkan: Ketika saya berada di hadapan Jabir, seorang datang dan berkata: 'Ada perbedaan pendapat antara Ibn Abbas dan Ibn Zubair tentang dua Mut'a (manfaat, Tamattul dalam Haji dan pernikahan sementara dengan wanita), maka Jabir berkata: 'Kami telah melakukannya selama masa Rasulullah (s.a.w), dan kemudian 'Umar melarang kami untuk melakukannya, dan kami tidak pernah melakukannya lagi.'