Bab Keabsahan Puasa Seseorang yang Terkena Fajar dalam Keadaan Junub
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ، وَابْنُ، حُجْرٍ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ، جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، - وَهُوَ ابْنُ مَعْمَرِ بْنِ حَزْمٍ الأَنْصَارِيُّ أَبُو طُوَالَةَ - أَنَّ أَبَا يُونُسَ، مَوْلَى عَائِشَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ عَائِشَةَ، - رضى الله عنها - أَنَّ رَجُلاً، جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَسْتَفْتِيهِ وَهِيَ تَسْمَعُ مِنْ وَرَاءِ الْبَابِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ تُدْرِكُنِي الصَّلاَةُ وَأَنَا جُنُبٌ أَفَأَصُومُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " وَأَنَا تُدْرِكُنِي الصَّلاَةُ وَأَنَا جُنُبٌ فَأَصُومُ " . فَقَالَ لَسْتَ مِثْلَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ . فَقَالَ " وَاللَّهِ إِنِّي لأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَخْشَاكُمْ لِلَّهِ وَأَعْلَمَكُمْ بِمَا أَتَّقِي " .
Aisyah melaporkan bahwa seorang datang kepada Rasulullah (ﷺ) meminta fatwa. Dia (Aisyah) mendengar dari balik tirai. Dia (orang itu) berkata: Wahai Rasulullah, waktu shalat datang kepadaku sementara aku dalam keadaan junub; apakah aku harus berpuasa dalam keadaan ini? Rasulullah (ﷺ) menjawab: Waktu shalat juga datang kepadaku ketika aku dalam keadaan junub, dan aku berpuasa (dalam keadaan itu). Dia (orang itu) berkata: Wahai Rasulullah, engkau tidak seperti kami; Allah telah mengampuni semua dosamu, yang telah lalu dan yang akan datang. Rasulullah (ﷺ) berkata: Demi Allah, aku berharap aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan yang paling mengetahui tentang apa yang harus aku jaga.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
