Bab Larangan Mengatakan Apa yang Dikehendaki Allah dan Apa yang Dikehendaki Kamu
HR. Ibnu Majah no. 2117Hasan · Darussalam
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا الأَجْلَحُ الْكِنْدِيُّ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ الأَصَمِّ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " إِذَا حَلَفَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَقُلْ مَا شَاءَ اللَّهُ وَشِئْتَ . وَلَكِنْ لِيَقُلْ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ شِئْتَ " .
Cara baca (latin)
haddatsana hisyamu ibnu ammarin, haddatsana isa ibnu yunusa, haddatsana alajlahu alkindiyyu, an yazida ibni alashammi, ani abni abbasin, qala qala rasulu allahi " idza halafa ahadukum fala yaqul ma syaa allahu wasyita. walakin liyaqul ma syaa allahu tsumma syita ".
Dari Ibn Abbas, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jika salah seorang di antara kalian bersumpah, janganlah ia mengatakan: 'Apa yang dikehendaki Allah dan apa yang kamu kehendaki.' Tetapi hendaknya ia mengatakan: 'Apa yang dikehendaki Allah, kemudian apa yang kamu kehendaki.'