“Barangsiapa terbangun di malam hari dan mengucapkan: -- 'La ilaha il-lallah Wahdahu la Sharika lahu Lahu-lmulk, waLahu-l-hamd wahuwa 'ala kullishai'in Qadir. Al hamdu lil-lahi wa subhanal-lahi wa la-ilaha il-lal-lah wa-
Bab Keutamaan Orang yang Terbangun di Malam Hari dan Shalat
Saudaramu, yaitu `Abdullah bin Rawaha tidak mengucapkan kata-kata yang tidak senonoh (merujuk pada syairnya): Di antara kami ada Rasulullah, yang membaca Kitab-Nya ketika fajar menyingsing. Dia menunjukkan kepada kami pe
Ibnu Umar berkata, "Pada masa Nabi ﷺ saya bermimpi bahwa sepotong kain sutra ada di tangan saya dan terbang ke bagian mana pun dari surga yang saya inginkan. Saya juga melihat seolah-olah dua orang (yaitu malaikat) datan
Ibn 'Umar berkata, "Di zaman Nabi ﷺ, aku bermimpi seolah-olah sepotong kain sutra ada di tanganku dan terbang bersamaku ke bagian mana pun dari surga yang aku inginkan. Aku juga melihat seolah-olah dua orang (yaitu malai
Abdullah adalah orang baik. Seandainya dia shalat di malam hari (Tahajjud)!