Bab Jika Tidak Memiliki Jilbab Pada Hari Id
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ، قَالَتْ كُنَّا نَمْنَعُ جَوَارِيَنَا أَنْ يَخْرُجْنَ يَوْمَ الْعِيدِ، فَجَاءَتِ امْرَأَةٌ فَنَزَلَتْ قَصْرَ بَنِي خَلَفٍ فَأَتَيْتُهَا فَحَدَّثَتْ أَنَّ زَوْجَ أُخْتِهَا غَزَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ثِنْتَىْ عَشْرَةَ غَزْوَةً فَكَانَتْ أُخْتُهَا مَعَهُ فِي سِتِّ غَزَوَاتٍ. فَقَالَتْ فَكُنَّا نَقُومُ عَلَى الْمَرْضَى وَنُدَاوِي الْكَلْمَى، فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ، عَلَى إِحْدَانَا بَأْسٌ إِذَا لَمْ يَكُنْ لَهَا جِلْبَابٌ أَنْ لاَ تَخْرُجَ فَقَالَ " لِتُلْبِسْهَا صَاحِبَتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا فَلْيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُؤْمِنِينَ ". قَالَتْ حَفْصَةُ فَلَمَّا قَدِمَتْ أُمُّ عَطِيَّةَ أَتَيْتُهَا، فَسَأَلْتُهَا أَسَمِعْتِ فِي كَذَا وَكَذَا قَالَتْ نَعَمْ، بِأَبِي ـ وَقَلَّمَا ذَكَرَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم إِلاَّ قَالَتْ بِأَبِي ـ قَالَ " لِيَخْرُجِ الْعَوَاتِقُ ذَوَاتُ الْخُدُورِ ـ أَوْ قَالَ الْعَوَاتِقُ وَذَوَاتُ الْخُدُورِ شَكَّ أَيُّوبُ ـ وَالْحُيَّضُ، وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ الْمُصَلَّى، وَلْيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُؤْمِنِينَ ". قَالَتْ فَقُلْتُ لَهَا آلْحُيَّضُ قَالَتْ نَعَمْ، أَلَيْسَ الْحَائِضُ تَشْهَدُ عَرَفَاتٍ وَتَشْهَدُ كَذَا وَتَشْهَدُ كَذَا
Hafsa binti Sirin berkata, "Pada hari Id, kami biasa melarang para gadis kami untuk keluar untuk shalat Id. Seorang wanita datang dan tinggal di istana Bani Khalaf, dan saya pergi menemuinya. Dia berkata, 'Suami saudariku mengikuti dua belas peperangan bersama Nabi (ﷺ) dan saudariku bersamanya dalam enam di antaranya. Saudariku berkata bahwa mereka biasa merawat orang sakit dan mengobati yang terluka. Suatu ketika dia bertanya, 'Wahai Rasulullah! Jika seorang wanita tidak memiliki jilbab, apakah ada masalah jika dia tidak keluar (pada hari Id)?' Nabi (ﷺ) berkata, 'Temannya harus membiarkannya berbagi jilbabnya, dan para wanita harus berpartisipasi dalam kebaikan dan dalam pertemuan keagamaan para mukmin.'" Hafsa menambahkan, "Ketika Um-`Atiya datang, saya pergi menemuinya dan bertanya, 'Apakah kamu mendengar sesuatu tentang si anu?' Um-`Atiya berkata, 'Ya, biarlah ayahku dikorbankan untuk Nabi (ﷺ). (Dan setiap kali dia menyebut nama Nabi (ﷺ), dia selalu berkata, 'Biarlah ayahku dikorbankan untuknya). Dia berkata, 'Gadis-gadis perawan yang sudah dewasa harus keluar (pada hari Id). Tetapi wanita yang sedang haid harus menjauh dari Musalla. Dan semua wanita harus berpartisipasi dalam kebaikan dan dalam pertemuan keagamaan para mukmin.'" Hafsa berkata, "Mendengar itu, saya bertanya kepada Um-`Atiya, 'Juga mereka yang sedang haid?'" Um-`Atiya menjawab, "Ya. Apakah mereka tidak hadir di Arafat dan di tempat-tempat lain?"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
