Bab Mengangkat Kedua Tangan Ketika Takbir, Ruku, dan Ketika Mengangkat Kepala
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ الْوَاسِطِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ خَالِدٍ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، أَنَّهُ رَأَى مَالِكَ بْنَ الْحُوَيْرِثِ إِذَا صَلَّى كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ، وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ رَفَعَ يَدَيْهِ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ رَفَعَ يَدَيْهِ، وَحَدَّثَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم صَنَعَ هَكَذَا.
Diriwayatkan bahwa Abu Qilaba berkata: 'Saya melihat Malik bin Huwairith ketika shalat mengangkat kedua tangannya, dan ketika ia ingin ruku ia mengangkat kedua tangannya, dan ketika ia mengangkat kepala dari ruku ia juga mengangkat kedua tangannya. Malik bin Huwairith berkata, 'Rasulullah ﷺ melakukan seperti ini.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
