Bab dosa orang yang menyekutukan Allah dan hukuman-Nya di dunia dan akhirat
حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، وَالأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنُؤَاخَذُ بِمَا عَمِلْنَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ " مَنْ أَحْسَنَ فِي الإِسْلاَمِ لَمْ يُؤَاخَذْ بِمَا عَمِلَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، وَمَنْ أَسَاءَ فِي الإِسْلاَمِ أُخِذَ بِالأَوَّلِ وَالآخِرِ ".
Telah menceritakan kepada kami Khalad bin Yahya, telah mengabarkan kepada kami Sufyan, dari Mansur dan Al-A'mash, dari Abu Wail, dari Ibn Mas'ud - semoga Allah meridhai dia - ia berkata: "Seorang lelaki berkata, 'Wahai Rasulullah, apakah kami akan dihukum atas apa yang kami lakukan di masa jahiliyah?' Nabi ﷺ menjawab, 'Siapa yang berbuat baik dalam Islam, maka ia tidak akan dihukum atas apa yang dilakukannya di masa jahiliyah, dan siapa yang berbuat jahat dalam Islam, maka ia akan dihukum atas perbuatan-perbuatan yang pertama dan yang terakhir.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
