Bab Pertanyaan kepada Pembunuh hingga Ia Mengakui dan Pengakuan dalam Hukuman
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ يَهُودِيًّا، رَضَّ رَأْسَ جَارِيَةٍ بَيْنَ حَجَرَيْنِ، فَقِيلَ لَهَا مَنْ فَعَلَ بِكِ هَذَا أَفُلاَنٌ أَوْ فُلاَنٌ حَتَّى سُمِّيَ الْيَهُودِيُّ، فَأُتِيَ بِهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَلَمْ يَزَلْ بِهِ حَتَّى أَقَرَّ بِهِ، فَرُضَّ رَأْسُهُ بِالْحِجَارَةِ.
Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Minhal, telah menceritakan kepada kami Humam, dari Qatadah, dari Anas bin Malik -semoga Allah meridhainya- bahwa seorang Yahudi telah menghancurkan kepala seorang gadis di antara dua batu, lalu ditanyakan kepadanya: 'Siapa yang melakukan ini padamu, si fulan atau si fulan?' hingga disebutkan nama Yahudi tersebut. Maka dia dibawa kepada Nabi ﷺ dan Nabi ﷺ terus menanyakannya hingga ia mengakui, lalu kepalanya dihancurkan dengan batu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
