Bab Pukulan dengan Dahan dan Sandal
Shahih
haddatsana makkiyyu ibnu ibrahima, ani aljuaydi, an yazida ibni khushayfaha, ani assaibi ibni yazida, qala kunna nuta biassyaribi ala ahdi rasuli allahi waimrahi abi bakrin washadran min khilafahi umara, fanaqumu ilayhi biaydina wanialina waardiyatina, hatta kana akhiru imrahi umara, fajalada arbaina, hatta idza ataw wafasaqu jalada tsamanina.
Kami biasa memukul peminum alkohol dengan tangan, sandal, dan pakaian (dengan membentuknya menjadi cambuk) pada masa hidup Nabi, Abu Bakar, dan awal masa kekhalifahan Umar. Namun, pada masa akhir kekhalifahan Umar, ia biasa memberikan hukuman cambuk sebanyak empat puluh kali; dan ketika peminum alkohol menjadi nakal dan durhaka, ia biasa mencambuk mereka sebanyak delapan puluh kali.