Bab Salam untuk yang Dikenal dan yang Tidak Dikenal
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّ رَجُلاً، سَأَلَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ قَالَ " تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ، وَعَلَى مَنْ لَمْ تَعْرِفْ ".
Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, Al-Layth menceritakan kepada kami, Yazid menceritakan dari Abu al-Khayr dari Abdullah bin Amr, bahwa seorang pria bertanya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم, "Islam yang mana yang terbaik?" Nabi menjawab, "Memberi makan kepada orang, dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
