Bab Rahmatul Walad dan Mencium serta Memeluknya
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ، حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ سُلَيْمٍ، حَدَّثَنَا أَبُو قَتَادَةَ، قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِي الْعَاصِ عَلَى عَاتِقِهِ، فَصَلَّى فَإِذَا رَكَعَ وَضَعَهَا، وَإِذَا رَفَعَ رَفَعَهَا.
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Walid, telah menceritakan kepada kami Al-Layth, telah menceritakan kepada kami Said Al-Maqburi, telah menceritakan kepada kami Amru bin Sulaim, telah menceritakan kepada kami Abu Qatada, ia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kepada kami, sementara Umamah binti Abi Al-As berada di atas pundaknya. Ia shalat, dan ketika ia ingin rukuk, ia meletakkannya, dan ketika ia berdiri, ia mengangkatnya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
