Bab Hubungan dengan Orang Tua yang Musyrik
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، أَخْبَرَنِي أَبِي، أَخْبَرَتْنِي أَسْمَاءُ ابْنَةُ أَبِي بَكْرٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَتْ أَتَتْنِي أُمِّي رَاغِبَةً فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم آصِلُهَا قَالَ " نَعَمْ ". قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى فِيهَا {لاَ يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ}
Telah menceritakan kepada kami Al-Humaidi, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Hisham bin Urwah, ia memberitahukan kepada saya dari ayahnya, bahwa Asma' binti Abu Bakr - semoga Allah meridhainya - berkata: "Ibuku datang kepadaku, berharap (akan kebaikanku) pada masa Nabi ﷺ. Aku bertanya kepada Nabi ﷺ: "Apakah aku boleh berbuat baik kepadanya?" Beliau menjawab: "Ya." Ibn 'Uyaina berkata: "Kemudian Allah menurunkan ayat: 'Allah tidak melarang kalian berbuat baik kepada orang-orang yang tidak memerangi kalian karena agama, dan tidak mengusir kalian dari rumah kalian.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
