Bab Cincin di Jari Kelingking
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ صَنَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَاتَمًا قَالَ " إِنَّا اتَّخَذْنَا خَاتَمًا، وَنَقَشْنَا فِيهِ نَقْشًا، فَلاَ يَنْقُشْ عَلَيْهِ أَحَدٌ ". قَالَ فَإِنِّي لأَرَى بَرِيقَهُ فِي خِنْصَرِهِ.
Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar, telah menceritakan kepada kami Abdul Warith, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Suhaib, dari Anas -semoga Allah meridhoi dia- ia berkata: 'Nabi ﷺ telah membuat cincin dan berkata: 'Sesungguhnya kami telah membuat cincin, dan kami mengukir padanya suatu ukiran, maka janganlah ada yang mengukir di atasnya.' Ia berkata: 'Maka aku melihat kilauannya di jari kelingkingnya.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
