Bab Cincin
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ اتَّخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ، وَكَانَ فِي يَدِهِ، ثُمَّ كَانَ بَعْدُ فِي يَدِ أَبِي بَكْرٍ، ثُمَّ كَانَ بَعْدُ فِي يَدِ عُمَرَ، ثُمَّ كَانَ بَعْدُ فِي يَدِ عُثْمَانَ، حَتَّى وَقَعَ بَعْدُ فِي بِئْرِ أَرِيسَ، نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salam, telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Numair, dari Ubaidullah, dari Nafi', dari Ibn Umar -semoga Allah meridhoi keduanya- ia berkata: 'Rasulullah ﷺ telah membuat cincin dari perak, dan ia memakainya di tangannya. Kemudian cincin itu berada di tangan Abu Bakar, kemudian di tangan Umar, kemudian di tangan Utsman, sampai akhirnya jatuh ke dalam sumur Aris. Di cincin itu terukir: 'Muhammad, Rasulullah.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
