Bab Siapa yang Memakai Jubah dengan Lengan Sempit Saat Bepergian
حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ حَفْصٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الضُّحَى، قَالَ حَدَّثَنِي مَسْرُوقٌ، قَالَ حَدَّثَنِي الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ، قَالَ انْطَلَقَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِحَاجَتِهِ ثُمَّ أَقْبَلَ، فَتَلَقَّيْتُهُ بِمَاءٍ، فَتَوَضَّأَ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ شَأْمِيَّةٌ، فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَغَسَلَ وَجْهَهُ، فَذَهَبَ يُخْرِجُ يَدَيْهِ مِنْ كُمَّيْهِ فَكَانَا ضَيِّقَيْنِ، فَأَخْرَجَ يَدَيْهِ مِنْ تَحْتِ الْجُبَّةِ، فَغَسَلَهُمَا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَعَلَى خُفَّيْهِ.
Dari Al-Mughira bin Shu'ba: Nabi (ﷺ) pergi untuk memenuhi kebutuhan alamnya, dan ketika ia kembali, aku menemuinya dengan air dan ia berwudhu sambil mengenakan jubah Syam. Ia berkumur, memasukkan air ke hidungnya dan mengeluarkannya, mencuci wajahnya dan berusaha mengeluarkan tangannya dari lengan jubahnya, tetapi terlalu sempit, jadi ia mengeluarkan tangannya dari bawah dadanya dan mencucinya, kemudian mengusap kepalanya dan di atas khufnya (kaus kaki yang terbuat dari kain tebal atau kulit).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
