Bab Apa yang Dilarang dari Penyiksaan dan yang Diharamkan
Shahih
haddatsana ahmadu ibnu yaquba, akhbarana ishaqu ibnu saidi ibni amrinw, an abihi, annahu samiahu yuhadditsu, ani abni umara rdh allah nhm annahu dakhala ala yahya ibni saidin waghulamun min ibani yahya rabithun dajajahan yarmiha, famasya ilayha abnu umara hatta hallaha, tsumma aqbala biha wabialghulami maahu faqala azjuru ghulamakum an an yashbira hadza atthayra lilqatli, fainni samitu annabiyya naha an tushbara bahimahun aw ghayruha lilqatli.
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Ya'qub, telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Sa'id bin Amr, dari ayahnya, bahwa ia mendengar Ibn Umar -semoga Allah meridhoinya- berkata: "Ia masuk menemui Yahya bin Sa'id dan seorang anak dari Bani Yahya sedang mengarahkan panah kepada seekor ayam yang diikat. Maka Ibn Umar mendekatinya dan melepaskannya. Kemudian ia membawa ayam itu dan anak itu dan berkata: 'Cegahlah anak-anak kalian dari mengikat burung untuk dibunuh, karena aku telah mendengar Nabi ﷺ melarang membunuh hewan atau yang lainnya setelah diikat.'