Bab Qust untuk Ibu Hamil pada Masa Suci
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ حَفْصَةَ، عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ، قَالَتْ كُنَّا نُنْهَى أَنْ نُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلاَثٍ، إِلاَّ عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا، وَلاَ نَكْتَحِلَ، وَلاَ نَطَّيَّبَ، وَلاَ نَلْبَسَ ثَوْبًا مَصْبُوغًا، إِلاَّ ثَوْبَ عَصْبٍ، وَقَدْ رُخِّصَ لَنَا عِنْدَ الطُّهْرِ إِذَا اغْتَسَلَتْ إِحْدَانَا مِنْ مَحِيضِهَا فِي نُبْذَةٍ مِنْ كُسْتِ أَظْفَارٍ، وَكُنَّا نُنْهَى عَنِ اتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ.
Kami dilarang untuk berduka lebih dari tiga hari untuk orang yang meninggal, kecuali untuk suami, di mana seorang istri harus berduka selama empat bulan dan sepuluh hari (selama masa berkabung) kami tidak diperbolehkan menggunakan kohl di mata kami, atau menggunakan parfum, atau mengenakan pakaian yang diwarnai, kecuali pakaian 'Asb (pakaian khusus yang dibuat di Yaman). Namun, diperbolehkan bagi kami bahwa ketika salah satu dari kami bersih dari haid dan mandi, dia bisa menggunakan sepotong dupa tertentu. Dan kami dilarang mengikuti prosesi pemakaman.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
