Bab Perkataan Allah Ta'ala: Bagi orang-orang yang bersumpah dari istri-istri mereka, menunggu empat bulan hingga perkataannya: Mendengar dan Mengetahui Jika mereka kembali
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ، عَنْ أَخِيهِ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ آلَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ نِسَائِهِ، وَكَانَتِ انْفَكَّتْ رِجْلُهُ فَأَقَامَ فِي مَشْرُبَةٍ لَهُ تِسْعًا وَعِشْرِينَ، ثُمَّ نَزَلَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلَيْتَ شَهْرًا. فَقَالَ " الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ ".
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Rasulullah (ﷺ) bersumpah bahwa ia akan menjauh dari istrinya, dan pada saat itu kakinya terkilir (dislokasi). Maka ia tinggal di Mashruba (sebuah ruangan atap) miliknya selama 29 hari. Kemudian ia turun, dan mereka (orang-orang) berkata, "Wahai Rasulullah! Engkau telah bersumpah untuk menjauh dari istri-istrimu selama satu bulan." Ia berkata, "Satu bulan itu terdiri dari dua puluh sembilan hari."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
