Bab Siapa yang Mengatakan kepada Istrinya: Engkau Haram Bagiku
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ طَلَّقَ رَجُلٌ امْرَأَتَهُ فَتَزَوَّجَتْ زَوْجًا غَيْرَهُ فَطَلَّقَهَا، وَكَانَتْ مَعَهُ مِثْلُ الْهُدْبَةِ فَلَمْ تَصِلْ مِنْهُ إِلَى شَىْءٍ تُرِيدُهُ، فَلَمْ يَلْبَثْ أَنْ طَلَّقَهَا فَأَتَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ زَوْجِي طَلَّقَنِي، وَإِنِّي تَزَوَّجْتُ زَوْجًا غَيْرَهُ فَدَخَلَ بِي، وَلَمْ يَكُنْ مَعَهُ إِلاَّ مِثْلُ الْهُدْبَةِ فَلَمْ يَقْرَبْنِي إِلاَّ هَنَةً وَاحِدَةً، لَمْ يَصِلْ مِنِّي إِلَى شَىْءٍ، فَأَحِلُّ لِزَوْجِي الأَوَّلِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ تَحِلِّينَ لِزَوْجِكِ الأَوَّلِ حَتَّى يَذُوقَ الآخَرُ عُسَيْلَتَكِ، وَتَذُوقِي عُسَيْلَتَهُ ".
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad, telah mengabarkan kepada kami Abu Muawiyah, telah mengabarkan kepada kami Hisham bin 'Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata: "Seorang lelaki menceraikan istrinya, lalu ia menikah dengan lelaki lain yang ternyata tidak mampu, lalu menceraikannya. Ia tidak mendapatkan kepuasan darinya, dan tidak lama kemudian ia menceraikannya. Kemudian ia datang kepada Nabi dan berkata, 'Wahai Rasulullah, suamiku telah menceraikanku, dan aku telah menikah dengan suami lain yang telah menggauliku, tetapi ia ternyata tidak mampu dan tidak mendekatiku kecuali sekali, di mana ia tidak mendapatkan apa-apa dariku. Bolehkah aku menikah lagi dengan suamiku yang pertama?' Nabi (ﷺ) berkata, 'Tidak halal bagimu menikahi suamimu yang pertama hingga suami yang lain merasakan manisnya hubunganmu, dan engkau merasakan manisnya hubungan dengannya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
