Shahih Al-Bukhari · Kitab Talak · No. 5264

Bab Siapa yang Mengatakan kepada Istrinya: Engkau Haram Bagiku

Shahih

وَقَالَ اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ، كَانَ ابْنُ عُمَرَ إِذَا سُئِلَ عَمَّنْ طَلَّقَ ثَلاَثًا قَالَ لَوْ طَلَّقْتَ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ فَإِنَّ النَّبِيَّ ﷺ أَمَرَنِي بِهَذَا، فَإِنْ طَلَّقْتَهَا ثَلاَثًا حَرُمَتْ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَكَ‏.‏

waqala allaytsu an nafiin, kana abnu umara idza suila amman thallaqa tsalatsan qala law thallaqta marrahan aw marratayni fainna annabiyya amarani bihadza, fain thallaqtaha tsalatsan harumat hatta tankiha zawjan ghayraka.

Nafi' berkata: Ketika Ibn 'Umar ditanya tentang seseorang yang telah menceraikan tiga kali, ia berkata, "Seandainya engkau menceraikan satu atau dua kali, karena Nabi ﷺ memerintahkan saya untuk melakukan itu. Jika engkau menceraikan tiga kali, maka dia tidak halal bagimu hingga dia menikah dengan suami lain (dan diceraikan olehnya)."