Bab Haji Abu Bakar bersama manusia di tahun sembilan
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ، حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ آخِرُ سُورَةٍ نَزَلَتْ كَامِلَةً بَرَاءَةٌ، وَآخِرُ سُورَةٍ نَزَلَتْ خَاتِمَةُ سُورَةِ النِّسَاءِ {يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ اللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلاَلَةِ}
Telah menceritakan kepada saya Abdullah bin Raja, telah menceritakan kepada kami Isra'il, dari Abu Ishaq, dari Al-Bara' -semoga Allah meridhainya- berkata: "Surat terakhir yang diturunkan secara lengkap adalah Surat Al-Bara'ah, dan surat terakhir yang diturunkan adalah akhir surat An-Nisa': 'Mereka bertanya kepadamu tentang hukum waris. Katakanlah: Allah memberi petunjuk tentang orang-orang yang tidak memiliki keturunan atau orang tua sebagai ahli waris.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
