Bab Agama yang Paling Dicintai Allah adalah yang Berkelanjutan
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ هِشَامٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا امْرَأَةٌ قَالَ " مَنْ هَذِهِ ". قَالَتْ فُلاَنَةُ. تَذْكُرُ مِنْ صَلاَتِهَا. قَالَ " مَهْ، عَلَيْكُمْ بِمَا تُطِيقُونَ، فَوَاللَّهِ لاَ يَمَلُّ اللَّهُ حَتَّى تَمَلُّوا ". وَكَانَ أَحَبَّ الدِّينِ إِلَيْهِ مَا دَامَ عَلَيْهِ صَاحِبُهُ.
Dari Aisyah: Suatu ketika Nabi (ﷺ) datang sementara seorang wanita duduk bersamaku. Dia bertanya, "Siapa dia?" Aku menjawab, "Dia adalah fulana," dan memberitahunya tentang shalatnya yang berlebihan. Dia berkata dengan nada tidak setuju, "Lakukanlah amal yang sesuai dengan kemampuanmu (tanpa membebani diri) karena Allah tidak merasa lelah (memberi pahala) tetapi (pasti) kamu akan merasa lelah dan amal yang paling baik di sisi Allah adalah yang dilakukan secara rutin."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
