Bab Tanda-tanda Kenabian dalam Islam
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ، عَنْ فِرَاسٍ، عَنْ عَامِرٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ أَقْبَلَتْ فَاطِمَةُ تَمْشِي، كَأَنَّ مِشْيَتَهَا مَشْىُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " مَرْحَبًا بِابْنَتِي ". ثُمَّ أَجْلَسَهَا عَنْ يَمِينِهِ أَوْ عَنْ شِمَالِهِ، ثُمَّ أَسَرَّ إِلَيْهَا حَدِيثًا، فَبَكَتْ فَقُلْتُ لَهَا لِمَ تَبْكِينَ ثُمَّ أَسَرَّ إِلَيْهَا حَدِيثًا فَضَحِكَتْ فَقُلْتُ مَا رَأَيْتُ كَالْيَوْمِ فَرَحًا أَقْرَبَ مِنْ حُزْنٍ، فَسَأَلْتُهَا عَمَّا قَالَ. فَقَالَتْ مَا كُنْتُ لأُفْشِيَ سِرَّ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَتَّى قُبِضَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَسَأَلْتُهَا فَقَالَتْ أَسَرَّ إِلَىَّ " إِنَّ جِبْرِيلَ كَانَ يُعَارِضُنِي الْقُرْآنَ كُلَّ سَنَةٍ مَرَّةً، وَإِنَّهُ عَارَضَنِي الْعَامَ مَرَّتَيْنِ، وَلاَ أُرَاهُ إِلاَّ حَضَرَ أَجَلِي، وَإِنَّكِ أَوَّلُ أَهْلِ بَيْتِي لَحَاقًا بِي ". فَبَكَيْتُ فَقَالَ " أَمَا تَرْضَيْنَ أَنْ تَكُونِي سَيِّدَةَ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ ـ أَوْ نِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ ". فَضَحِكْتُ لِذَلِكَ.
Diriwayatkan dari Aisyah: Suatu ketika Fatimah datang berjalan dan langkahnya mirip dengan langkah Nabi (ﷺ). Nabi (ﷺ) berkata, "Selamat datang, wahai putriku!" Kemudian beliau mempersilahkannya duduk di sebelah kanan atau di sebelah kirinya, lalu beliau memberitahunya sebuah rahasia dan ia mulai menangis. Aku bertanya padanya, "Mengapa kamu menangis?" Beliau kembali memberitahunya sebuah rahasia dan ia mulai tertawa. Aku berkata, "Aku tidak pernah melihat kebahagiaan yang begitu dekat dengan kesedihan seperti yang aku lihat hari ini." Aku bertanya padanya apa yang dikatakan Nabi (ﷺ). Ia berkata, "Aku tidak akan mengungkapkan rahasia Rasulullah hingga Nabi (ﷺ) wafat." Ketika Nabi (ﷺ) wafat, aku bertanya padanya tentang hal itu. Ia menjawab, "Nabi (ﷺ) berkata: 'Setiap tahun Jibril biasa meninjau Al-Qur'an bersamaku sekali saja, tetapi tahun ini ia melakukannya dua kali. Aku pikir ini menandakan kematianku, dan kamu akan menjadi orang pertama dari keluargaku yang menyusulku.' Maka aku mulai menangis. Kemudian beliau berkata, 'Tidakkah kamu suka menjadi pemimpin semua wanita di surga atau pemimpin wanita-wanita yang beriman?' Maka aku tertawa karena itu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
