Bab Tanda-Tanda Kenabian dalam Islam
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu munirin, samia yazida, akhbarana humaydun, an anasin rdh allah nh qala hadharati asshalahu faqama man kana qariba addari mina almasjidi yatawaddhau, wabaqiya qawmun, fautiya annabiyyu bimikhdhabin min hijarahin fihi maun, fawadhaa kaffahu fashaghura almikhdhabu an yabsutha fihi kaffahu, fadhamma ashabiahu fawadhaaha fi almikhdhabi, fatawaddhaa alqawmu kulluhum jamian. qultu kam kanu qala tsamanuna rajulan.
Anas bin Malik berkata, "Ketika waktu shalat tiba, orang-orang yang rumahnya dekat dengan masjid pergi untuk berwudhu, sementara yang lainnya tetap duduk. Sebuah pot batu yang berisi air dibawa kepada Nabi, yang ingin memasukkan tangannya ke dalamnya, tetapi pot itu terlalu kecil untuknya menyebarkan tangannya, sehingga ia harus mengumpulkan jarinya sebelum memasukkan tangannya ke dalam pot. Kemudian semua orang melakukan wudhu (dengan air itu)." Saya bertanya kepada Anas, "Berapa banyak orang mereka?" Ia menjawab, "Ada delapan puluh orang."