Bab Tanda-tanda Kenabian dalam Islam
Shahih
haddatsana abdu arrahmani ibnu mubarakin, haddatsana hazmun, qala samitu alhasana, qala haddatsana anasu ibnu malikin rdh allah nh qala kharaja annabiyyu fi badhi makharijihi wamaahu nasun min ashhabihi, fanthalaqu yasiruna, fahadharati asshalahu falam yajidu maan yatawaddhauna, fanthalaqa rajulun mina alqawmi, fajaa biqadahin min main yasirin faakhadzahu annabiyyu fatawaddhaa, tsumma madda ashabiahu alarbaa ala alqadahi tsumma qala " qumu fatawaddhau ". fatawaddhaa, alqawmu hatta balaghu fima yuriduna mina alwadhui, wakanu sabina aw nahwahu.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Nabi ﷺ keluar dalam salah satu perjalanannya bersama beberapa sahabatnya. Mereka berjalan hingga waktu shalat tiba. Mereka tidak menemukan air untuk berwudhu. Salah seorang dari mereka pergi dan membawa sedikit air dalam sebuah bejana. Nabi ﷺ mengambilnya dan berwudhu, kemudian mengulurkan empat jarinya ke dalam bejana itu dan berkata (kepada orang-orang), "Bangkitlah untuk berwudhu." Mereka mulai berwudhu hingga semuanya melakukannya, dan mereka berjumlah sekitar tujuh puluh orang.