Bab Mempertahankan Ahli Dzimmah dan Tidak Memperbudak Mereka
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ عُمَرَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ وَأُوصِيهِ بِذِمَّةِ اللَّهِ وَذِمَّةِ رَسُولِهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يُوفَى لَهُمْ بِعَهْدِهِمْ، وَأَنْ يُقَاتَلَ مِنْ وَرَائِهِمْ، وَلاَ يُكَلَّفُوا إِلاَّ طَاقَتَهُمْ.
Dari Amr bin Maimun: Umar (setelah ditusuk), memberi wasiat (kepada calon penggantinya) dengan berkata, "Saya mendorongnya (yaitu Khalifah baru) untuk menjaga orang-orang non-Muslim yang berada di bawah perlindungan Allah dan Rasul-Nya, agar dia memenuhi perjanjian yang disepakati dengan mereka, dan berjuang untuk mereka (untuk menjaga keselamatan mereka) dan jangan membebani mereka melebihi kemampuan mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
