Bab Mempertahankan Ahli Dzimmah dan Tidak Memperbudak Mereka
HR. Al-Bukhari no. 3052Shahih
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ عُمَرَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ وَأُوصِيهِ بِذِمَّةِ اللَّهِ وَذِمَّةِ رَسُولِهِ ﷺ أَنْ يُوفَى لَهُمْ بِعَهْدِهِمْ، وَأَنْ يُقَاتَلَ مِنْ وَرَائِهِمْ، وَلاَ يُكَلَّفُوا إِلاَّ طَاقَتَهُمْ.
Cara baca (latin)
haddatsana musa ibnu ismaila, haddatsana abu awanaha, an hushaynin, an amriw ibni maymunin, an umara rdh allah nh qala waushihi bidzimmahi allahi wadzimmahi rasulihi an yufa lahum biahdihim, waan yuqatala min waraihim, wala yukallafu ila thaqatahum.
Dari Amr bin Maimun: Umar (setelah ditusuk), memberi wasiat (kepada calon penggantinya) dengan berkata, "Saya mendorongnya (yaitu Khalifah baru) untuk menjaga orang-orang non-Muslim yang berada di bawah perlindungan Allah dan Rasul-Nya, agar dia memenuhi perjanjian yang disepakati dengan mereka, dan berjuang untuk mereka (untuk menjaga keselamatan mereka) dan jangan membebani mereka melebihi kemampuan mereka."