Bab Tentang Orang Kafir yang Masuk ke Dar al-Islam Tanpa Aman
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا أَبُو الْعُمَيْسِ، عَنْ إِيَاسِ بْنِ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَيْنٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ وَهْوَ فِي سَفَرٍ، فَجَلَسَ عِنْدَ أَصْحَابِهِ يَتَحَدَّثُ ثُمَّ انْفَتَلَ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " اطْلُبُوهُ وَاقْتُلُوهُ ". فَقَتَلَهُ فَنَفَّلَهُ سَلَبَهُ.
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim, telah menceritakan kepada kami Abu Al-Umais, dari Iyash bin Salamah bin Al-Akwa', dari ayahnya, ia berkata: "Seorang mata-mata dari kaum musyrikin datang kepada Nabi ﷺ ketika beliau sedang dalam perjalanan. Ia duduk di dekat para sahabatnya dan mulai berbicara, kemudian pergi. Nabi ﷺ bersabda: 'Kejar dan bunuh dia.' Maka, saya membunuhnya. Nabi ﷺ kemudian memberikan harta benda mata-mata yang dibunuh itu (selain bagian saya dari harta rampasan perang).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
