Bab Tentang Minum, dan Siapa yang Melihat Sedekah Air dan Hibah serta Wasiatnya Diperbolehkan, Baik yang Terbagi atau Tidak Terbagi
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ، حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ أُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِقَدَحٍ فَشَرِبَ مِنْهُ، وَعَنْ يَمِينِهِ غُلاَمٌ أَصْغَرُ الْقَوْمِ، وَالأَشْيَاخُ عَنْ يَسَارِهِ فَقَالَ " يَا غُلاَمُ أَتَأْذَنُ لِي أَنْ أُعْطِيَهُ الأَشْيَاخَ ". قَالَ مَا كُنْتُ لأُوثِرَ بِفَضْلِي مِنْكَ أَحَدًا يَا رَسُولَ اللَّهِ. فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ.
Diriwayatkan dari Sahl bin Sa`d: Sebuah gelas (penuh susu atau air) dibawa kepada Nabi (ﷺ) yang meminumnya, sementara di sebelah kanannya duduk seorang anak yang paling muda di antara yang hadir dan di sebelah kirinya ada orang-orang tua. Nabi (ﷺ) bertanya, "Wahai anak, apakah kamu mengizinkan saya untuk memberikannya (yaitu sisa minuman) kepada orang-orang tua?" Anak itu berkata, "Wahai Rasulullah! Saya tidak akan memberikan keutamaan kepada siapa pun di atas diri saya untuk meminum sisa dari yang telah kamu minum." Maka, Nabi (ﷺ) memberikannya kepadanya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
