Bab Salam dalam Kurma
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ، سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ السَّلَمِ، فِي النَّخْلِ فَقَالَ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَصْلُحَ، وَنَهَى عَنِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ نَسَاءً بِنَاجِزٍ. وَسَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقَالَ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ بَيْعِ النَّخْلِ حَتَّى يَأْكُلَ أَوْ يُؤْكَلَ، وَحَتَّى يُوزَنَ. قُلْتُ وَمَا يُوزَنُ قَالَ رَجُلٌ عِنْدَهُ حَتَّى يُحْرَزَ.
Kami telah mendengar dari Muhammad bin Bashar, dia berkata: Gundar telah menceritakan kepada kami, Syu'bah dari Amr dari Abu Al-Bakhtari, saya bertanya kepada Ibn Umar -semoga Allah meridhoi keduanya- tentang salam dalam kurma. Dia berkata: Nabi SAW melarang jual beli (buah) kurma hingga mereka layak untuk dimakan, dan melarang jual beli perak dengan emas secara utang. Saya juga bertanya kepada Ibn Abbas, dia berkata: Nabi SAW melarang jual beli kurma hingga mereka layak untuk dimakan, dan dapat ditimbang. Saya bertanya, "Apa yang dapat ditimbang (karena kurma ada di pohon)?" Seorang laki-laki yang duduk di dekat Ibn Abbas berkata, "Artinya hingga mereka dipotong dan disimpan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
