Bab Apa yang Disebutkan dalam Jual Beli Makanan dan Hak
حَدَّثَنِي أَبُو الْوَلِيدِ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " مَنِ ابْتَاعَ طَعَامًا فَلاَ يَبِعْهُ حَتَّى يَقْبِضَهُ ".
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Walid, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Dinar, ia berkata, "Aku mendengar Ibn Umar -semoga Allah meridhoi keduanya- berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: 'Barangsiapa membeli makanan, maka janganlah ia menjualnya hingga ia menerimanya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
