Bab Puasa Hari 'Ashura
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ أَبِي عُمَيْسٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ، عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي مُوسَى ـ رضى الله عنه ـ قَالَ كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَعُدُّهُ الْيَهُودُ عِيدًا، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " فَصُومُوهُ أَنْتُمْ ".
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dari Abu Umais, dari Qais bin Muslim, dari Tariq bin Syihab, dari Abu Musa - semoga Allah meridhainya - ia berkata: Hari 'Ashura' dihitung oleh orang-orang Yahudi sebagai hari raya. Maka Nabi ﷺ bersabda: "Maka berpuasalah kalian pada hari itu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
