Bab Jika Berhubungan Intim di Bulan Ramadhan dan Tidak Ada Sesuatu untuk Disedekahkan, Maka Hendaklah Ia Menebusnya
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ أَخْبَرَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ، فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْتُ. قَالَ " مَا لَكَ ". قَالَ وَقَعْتُ عَلَى امْرَأَتِي وَأَنَا صَائِمٌ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " هَلْ تَجِدُ رَقَبَةً تُعْتِقُهَا ". قَالَ لاَ. قَالَ " فَهَلْ تَسْتَطِيعُ أَنْ تَصُومَ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ ". قَالَ لاَ. فَقَالَ " فَهَلْ تَجِدُ إِطْعَامَ سِتِّينَ مِسْكِينًا ". قَالَ لاَ. قَالَ فَمَكَثَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، فَبَيْنَا نَحْنُ عَلَى ذَلِكَ أُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِعَرَقٍ فِيهَا تَمْرٌ ـ وَالْعَرَقُ الْمِكْتَلُ ـ قَالَ " أَيْنَ السَّائِلُ ". فَقَالَ أَنَا. قَالَ " خُذْهَا فَتَصَدَّقْ بِهِ ". فَقَالَ الرَّجُلُ أَعَلَى أَفْقَرَ مِنِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَوَاللَّهِ مَا بَيْنَ لاَبَتَيْهَا ـ يُرِيدُ الْحَرَّتَيْنِ ـ أَهْلُ بَيْتٍ أَفْقَرُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي، فَضَحِكَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى بَدَتْ أَنْيَابُهُ ثُمَّ قَالَ " أَطْعِمْهُ أَهْلَكَ ".
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Yaman, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Syu'aib, dari Az-Zuhri, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Humayd bin Abdurrahman, bahwa Abu Hurairah -semoga Allah meridhainya- berkata: Ketika kami sedang duduk di sisi Nabi Muhammad SAW, datanglah seorang lelaki dan berkata: 'Wahai Rasulullah, saya telah binasa.' Nabi Muhammad SAW bertanya: 'Apa yang terjadi padamu?' Ia menjawab: 'Saya telah berhubungan dengan istri saya dan saya sedang berpuasa.' Nabi Muhammad SAW bertanya: 'Apakah kamu mampu memerdekakan seorang budak?' Ia menjawab: 'Tidak.' Nabi Muhammad SAW bertanya: 'Apakah kamu mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?' Ia menjawab: 'Tidak.' Nabi Muhammad SAW bertanya: 'Apakah kamu mampu memberi makan enam puluh orang miskin?' Ia menjawab: 'Tidak.' Nabi Muhammad SAW terdiam, dan ketika kami dalam keadaan seperti itu, datanglah kepada Nabi Muhammad SAW sebuah keranjang besar yang penuh dengan kurma. Beliau bertanya: 'Di mana orang yang bertanya?' Ia menjawab: 'Saya (di sini).' Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Ambillah ini (keranjang kurma) dan berikanlah sebagai sedekah.' Lelaki itu berkata: 'Haruskah saya berikan kepada orang yang lebih miskin dari saya? Demi Allah, tidak ada keluarga antara dua bukit ini yang lebih miskin dari keluarga saya.' Nabi Muhammad SAW tersenyum hingga terlihat gigi gerahamnya, kemudian beliau bersabda: 'Berilah makan keluargamu dengan itu.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
