Bab Siapa yang Bernazar untuk Berjalan ke Ka'bah
حَدَّثَنَا ابْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا الْفَزَارِيُّ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، قَالَ حَدَّثَنِي ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَأَى شَيْخًا يُهَادَى بَيْنَ ابْنَيْهِ قَالَ " مَا بَالُ هَذَا ". قَالُوا نَذَرَ أَنْ يَمْشِيَ. قَالَ " إِنَّ اللَّهَ عَنْ تَعْذِيبِ هَذَا نَفْسَهُ لَغَنِيٌّ ". وَأَمَرَهُ أَنْ يَرْكَبَ.
Telah menceritakan kepada kami Ibn Salam, telah memberitakan kepada kami Al-Fazari, dari Humayd Al-Tawil, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Thabit, dari Anas -semoga Allah meridhainya- bahwa Nabi ﷺ melihat seorang kakek yang didukung oleh kedua putranya. Beliau bertanya, "Apa yang terjadi dengan orang ini?" Mereka menjawab, "Ia bernazar untuk berjalan (ke Ka'bah)." Beliau berkata, "Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan orang tua ini menyiksa dirinya sendiri," dan memerintahkannya untuk naik (kendaraan).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
