HR. Ahmad no. 298Sanad kuat · Darussalam
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ زَائِدَةَ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ مُلْتَمِسًا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَلْيَلْتَمِسْهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وِتْرًا.
Cara baca (latin)
haddatsana husaynu ibnu aliyyin, an zaidaha, an ashimin, an abihi, ani abni abbasin, qala qala umaru radhiya allahu anhu qala rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama man kana minkum multamisan laylaha alqadri falyaltamisha fi alasyri alawakhiri witran.
Diriwayatkan dari Ibn Abbas bahwa Umar berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa di antara kalian yang mencari Lailatul Qadr, hendaklah ia mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.”
Belajar nahwu 11 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Siapa di antara kalian yang mencari Lailatul Qadr, hendaklah ia mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Analisis dibantu AI.