Sunan Abu Dawud · Kitab Adab · No. 4910

Bab Tentang Orang yang Memutuskan Hubungan dengan Saudaranya Sesama Muslim

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " لاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا وَلاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ " .

haddatsana abdu allahi ibnu maslamaha, an malikin, ani abni syihabin, an anasi ibni malikin, anna annabiyya qala " la tabaghadhu wala tahasadu wala tadabaru wakunu ibada allahi ikhwanan wala yahillu limuslimin an yahjura akhahu fawqa tsalatsi layalin ".

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah kalian saling membenci, janganlah saling iri, janganlah saling menjauh, dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang Muslim untuk memutuskan hubungan dengan saudaranya lebih dari tiga malam."

Penjelasan