Bab Tentang Waktu
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، سَمِعَ أَبَا أَيُّوبَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ أَنَّهُ قَالَ " وَقْتُ الظُّهْرِ مَا لَمْ تَحْضُرِ الْعَصْرُ وَوَقْتُ الْعَصْرِ مَا لَمْ تَصْفَرَّ الشَّمْسُ وَوَقْتُ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَسْقُطْ فَوْرُ الشَّفَقِ وَوَقْتُ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ وَوَقْتُ صَلاَةِ الْفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعِ الشَّمْسُ " .
Ubaidullah bin Mu'adz menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, dari Qatadah, ia mendengar dari Abu Ayyub, dari Abdullah bin Amr, bahwa Nabi ﷺ bersabda: 'Waktu shalat Dhuhur adalah selama tidak datang waktu shalat Ashar; waktu shalat Ashar adalah selama matahari belum kuning; waktu shalat Maghrib adalah selama tidak hilangnya cahaya senja; waktu shalat Isya adalah sampai tengah malam; dan waktu shalat Fajr adalah selama matahari belum terbit.'