Bab Kembali dalam Pemberian
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ، - يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ - حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، وَابْنِ، عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ يَحِلُّ لِرَجُلٍ أَنْ يُعْطِيَ عَطِيَّةً أَوْ يَهَبَ هِبَةً فَيَرْجِعَ فِيهَا إِلاَّ الْوَالِدَ فِيمَا يُعْطِي وَلَدَهُ وَمَثَلُ الَّذِي يُعْطِي الْعَطِيَّةَ ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا كَمَثَلِ الْكَلْبِ يَأْكُلُ فَإِذَا شَبِعَ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ " .
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Yazid, yaitu Ibn Zurai', telah menceritakan kepada kami Husain al-Mu'allim, dari Amru bin Shu'aib, dari Tawus, dari Ibn Umar dan Ibn Abbas, bahwa Nabi SAW bersabda: "Tidak halal bagi seorang lelaki untuk memberikan sumbangan atau memberikan hadiah dan kemudian mengambilnya kembali, kecuali seorang ayah mengenai apa yang ia berikan kepada anaknya. Perumpamaan orang yang memberikan hadiah kemudian mengambilnya kembali adalah seperti anjing yang makan, lalu jika sudah kenyang, ia memuntahkan dan kemudian kembali ke muntahannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
