Bab Apa yang Dikatakan Tentang Hukum Tanah Khaybar
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana harunu ibnu zaydi ibni abi azzarqai, haddatsana abi, haddatsana hammadu ibnu salamaha, an ubaydi allahi ibni umara, qala - ahsibuhu - an nafiin, ani abni umara, anna annabiyya qatala ahla khaybara faghalaba ala annakhli waalardhi waaljaahum ila qashrihim fashalahuhu ala anna lirasuli allahi asshafraa waalbaydhaa waalhalqaha walahum ma hamalat rikabuhum ala an la yaktumu wala yughayyibu syayan fain faalu fala dzimmaha lahum wala ahda faghayyabu maskan lihuyai ibni akhthaba waqad kana qutila qabla khaybara kana ahtamalahu maahu yawma ibani annadhiri hina ujliyati annadhiru fihi huliyyuhum qala faqala annabiyyu lisayaha " ayna masku huyai ibni akhthaba ". qala adzhabathu alhurubu waannafaqatu. fawajadu almaska faqatala abna abi alhuqayqi wasaba nisaahum wadzarariyyahum waarada an yujliyahum faqalu ya muhammadu dana namal fi hadzihi alardhi walana assyathru ma bada laka walakumu assyathru. wakana rasulu allahi yuthi kulla amraahin min nisaihi tsamanina wasqan min tamrin waisyrina wasqan min syairin.
Dari Abdullah Ibn Umar: Nabi ﷺ berperang dengan penduduk Khaybar, dan menguasai pohon kurma dan tanah mereka, serta memaksa mereka untuk tetap berada di benteng mereka. Maka mereka menyepakati perjanjian damai yang menyatakan bahwa emas, perak, dan senjata akan menjadi milik Rasulullah ﷺ, dan apa pun yang mereka bawa pergi di unta mereka akan menjadi milik mereka, dengan syarat bahwa mereka tidak menyembunyikan dan membawa pergi apa pun. Jika mereka melakukannya, maka tidak ada perlindungan bagi mereka dan tidak ada perjanjian (dengan Muslim). Mereka membawa pergi sebuah dompet milik Huyayy bin Akhtab yang dibunuh sebelum (perang) Khaybar. Dia membawa perhiasan Banu an-Nadir ketika mereka diusir. Nabi ﷺ bertanya kepada Sa'yah: Di mana dompet Huyayy bin Akhtab? Dia menjawab: Isi dompet ini telah dibelanjakan untuk perang dan pengeluaran lainnya. (Kemudian) mereka menemukan dompet tersebut. Maka beliau membunuh Ibn Abul Huqayq, menangkap wanita dan anak-anak mereka, dan berniat untuk mengusir mereka. Mereka berkata: Muhammad, biarkan kami bekerja di tanah ini; kami akan memiliki setengah (dari hasil) sesuai keinginanmu, dan kamu akan memiliki setengah. Rasulullah ﷺ biasa memberikan kontribusi delapan puluh wasq kurma dan dua puluh wasq gandum kepada setiap istrinya.