Bab Tentang Mengusap
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْفَرَاهِيدِيُّ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، وَشُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ " إِذَا قَعَدَ بَيْنَ شُعَبِهَا الأَرْبَعِ وَأَلْزَقَ الْخِتَانَ بِالْخِتَانِ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ " .
Abu Hurairah melaporkan bahwa Nabi (semoga keselamatan dan keberkahan tercurah kepada-Nya) bersabda: "Ketika seseorang duduk di antara empat bagian wanita dan bagian (pria dan wanita) yang disunat bersatu, maka mandi menjadi wajib."