Bab Tentang Malam Al-Qadar
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana ahmadu ibnu yunusa, haddatsana zuhayrun, akhbarana muhammadu ibnu ishaqa, haddatsana muhammadu ibnu ibrahima, ani abni abdi allahi ibni unaysin aljuhaniyyi, an abihi, qala qultu ya rasula allahi inna li badiyahan akunu fiha waana ushalli fiha bihamdi allahi famurni bilaylahin anziluha ila hadza almasjidi. faqala " anzil laylaha tsalatsin waisyrina ". faqultu libnihi kayfa kana abuka yashnau qala kana yadkhulu almasjida idza shalla alashra fala yakhruju minhu lihajahin hatta yushalliya asshubha faidza shalla asshubha wajada dabbatahu ala babi almasjidi fajalasa alayha falahiqa bibadiyatihi.
Dari Abdullah ibn Unays al-Juhani, ia berkata: 'Saya berkata kepada Rasulullah: Saya memiliki tempat di padang pasir di mana saya tinggal dan di mana saya shalat, dengan puji syukur kepada Allah; tetapi berikan saya perintah tentang malam di mana saya datang ke masjid ini.' Beliau menjawab: 'Datanglah pada malam yang kedua puluh tiga.' Saya (sebagai sub-perawi, Muhammad bin Ibrahim) berkata kepada anaknya (Ibn Unays): 'Bagaimana ayahmu bertindak?' Ia menjawab: 'Ia biasa masuk ke masjid setelah shalat Ashar, dan tidak keluar untuk keperluan apapun sampai ia shalat Subuh. Kemudian ketika ia telah shalat Subuh, ia menemukan hewan tunggangannya di pintu masjid, ia menaikinya dan kembali ke padang pasirnya.'