Sekitar 121 hadits
…berkata: Ka'b bin Malik memberitahunya bahwa pada masa Rasulullah SAW, dia menagih utangnya dari Ibn Abu Hadrad di Masjid. Suara mereka semakin keras hingga Rasulullah SAW mendengarnya saat beliau…
…memanggil Ka'ab bin Malik dan berkata: "Wahai Ka'ab." Ia menjawab: "Aku siap, wahai Rasulullah." Ia menunjuk dengan tangannya untuk mengurangi setengah dari utangnya. Ka'ab berkata: "Wahai Rasulullah…
…Abdullah berkata: "Ayahku meninggal dunia dengan meninggalkan utang. Aku menawarkan kepada para kreditor untuk mengambil buah-buahan sebagai ganti dari utangnya, tetapi mereka menolak karena mereka mengira itu tidak akan…
…masa Rasulullah, seorang laki-laki mengalami kerugian pada buah yang dibelinya, dan utangnya semakin banyak. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: 'Bersedekahlah untuknya.' Maka orang-orang bersedekah kepadanya, tetapi…
…Demi Dzat yang menguasai jiwaku, jika seorang lelaki dibunuh di jalan Allah kemudian dihidupkan kembali, lalu dibunuh lagi, tetapi dia memiliki utang, dia tidak akan masuk surga sampai utangnya dilunasi.'"
…lelaki yang telah meninggal dan memiliki utang, lalu beliau bertanya, "Apakah dia meninggalkan sesuatu untuk membayar utangnya?" Jika diberitakan bahwa dia meninggalkan sesuatu untuk membayar utangnya, maka beliau shalat untuknya…
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Yaman, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib, dari Az-Zuhri, ia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Ubaidullah bin Abdullah, bahwa Abdullah bin Abbas mengabarkan kepadanya…
…"Saudariku bernazar untuk melaksanakan Haji, tetapi dia meninggal (sebelum menunaikannya)." Nabi ﷺ bersabda, "Apakah kamu tidak akan membayar utangnya jika dia memiliki utang?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Nabi ﷺ bersabda…
…'Wahai Ka'b bin Malik!' Dia menjawab, 'Labaik, wahai Rasulullah.' Maka Rasulullah ﷺ mengisyaratkan dengan tangannya agar mengurangi utangnya. Ka'b menjawab, 'Wahai Rasulullah, saya telah melakukannya.' Rasulullah ﷺ bersabda…
…meninggalkan harta, maka itu untuk keluarganya; dan barangsiapa yang meninggalkan utang atau anak-anak (dalam keadaan tidak berdaya), maka tanggung jawab (untuk membayar utangnya dan membesarkan anak-anaknya) ada padaku."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.