Shahih
Bab Larangan Mengumpat dan Melaknat
Aku tahu sebuah kata yang jika diucapkan, maka akan menghilangkan apa yang ia rasakan.
Shahih
Aku tahu sebuah kata yang jika diucapkan, maka akan menghilangkan apa yang ia rasakan.
Shahih
Abu Huraira reported: I heard Allah's Messenger (ﷺ) as saying: Allah, the Exalted and Glorious, said: The son of Adam abuses Dahr (the time), whereas I am Dahr since in My hand are the day and the night.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) tidaklah seorang yang berbahasa kasar, tidak melaknat, dan tidak suka mengumpat. Beliau biasa berkata ketika menasihati seseorang, "Apa yang terjadi padanya? Semoga debu menempel di dahinya!"
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Abbas bahwa Nabi (ﷺ) bersabda, "Orang yang mengambil kembali hadiahnya (yang telah diberikan) adalah seperti anjing yang memuntahkan makanan, kemudian kembali memakannya."
Shahih
Hadits ini menceritakan pertemuan Nabi ﷺ dengan Ibn Shayyad, seorang pemuda yang menunjukkan tanda-tanda misterius sehingga sebagian sahabat menduga ia mungkin Dajjal. Nabi ﷺ mengujinya, namun ia menjawab dengan jawaban
Shahih oleh Darussalam
Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Labbaika 'Umratan wa Hajjan ma'an, Labbaika 'Umratan wa Hajjan ma'an (Ini aku (Ya Allah) untuk 'Umrah dan Haji bersama, ini aku (Ya Allah) untuk 'Umrah dan Haji bersama)
Shahih oleh Darussalam
Kami pergi bersama Rasulullah (ﷺ) ke Makkah, dan saya mendengar beliau berkata: 'Labbaika ‘Umratan wa hajjatan Ini aku (Ya Allah), untuk ‘Umrah dan Haji.'
Aku hadir (Ya Allah) untuk 'Umrah dan Haji bersama.