Shahih Al-Bukhari · Kitab Hibah dan Keutamaannya serta Dorongannya · No. 2589

Bab Hibah Suami kepada Istrinya dan Istri kepada Suaminya

Shahih

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺ " الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَقِيءُ، ثُمَّ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ ".

haddatsana muslimu ibnu ibrahima, haddatsana wuhaybun, haddatsana abnu thawusin, an abihi, ani abni abbasin rdh allah nhm qala qala annabiyyu " alaidu fi hibatihi kalkalbi yaqiu, tsumma yaudu fi qayihi ".

Diriwayatkan dari Ibn Abbas bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Orang yang mengambil kembali hadiahnya (yang telah diberikan) adalah seperti anjing yang memuntahkan makanan, kemudian kembali memakannya."

Penjelasan