Sekitar lebih dari 1000 hadits
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) berkata kepadaku: 'Ambilkan saya sehelai tikar dari masjid.' Saya berkata: 'Saya sedang haid.' Dia berkata: 'Haidmu tidak ada di tanganmu.'"
Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku ketika aku sedang haid dan membaca Al-Qur'an."
Diriwayatkan dari Umm Salamah, ia berkata: "Pada zaman Rasulullah (ﷺ), wanita yang mengalami nifas (setelah melahirkan) biasanya menunggu selama empat puluh hari, dan kami biasa mengoleskan Wars di wajah kami…
Diriwayatkan dari Anas berkata: "Rasulullah (ﷺ) menetapkan waktu untuk nifas selama empat puluh hari, kecuali bagi yang telah melihat kesucian sebelum itu."
Diriwayatkan dari Maimunah bahwa: Rasulullah (ﷺ) melakukan shalat mengenakan jubah wol. Sebagian darinya ada di atasnya dan sebagian di atasnya, dan dia sedang haid.
Diriwayatkan bahwa 'Abdur-Rahman bin Abu Qurad berkata: "Saya pergi haji bersama Nabi (ﷺ) dan beliau pergi jauh untuk buang air."
Diriwayatkan bahwa 'Abdullah bin Ja'far berkata: "Hal yang paling disukai Nabi (ﷺ) untuk menutupi dirinya ketika buang air adalah sebuah bukit atau sekumpulan pohon kurma."
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa: Nabi (ﷺ) biasa mencuci kemaluannya tiga kali. Ibn 'Umar berkata: "Kami melakukannya dan kami menemukan bahwa itu adalah obat dan cara untuk bersuci."
Dari Abu Hurairah bahwa: Nabi (ﷺ) telah memenuhi kebutuhannya, kemudian beliau beristinja' dengan sebuah pot dari tembaga, lalu beliau menggosok tangannya di tanah.
Diriwayatkan bahwa Ali berkata: "Nabi (ﷺ) dan istrinya mandi dari satu wadah, tetapi tidak ada di antara mereka yang mandi dengan sisa air dari yang lain." (Daif)
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.