Bab Menyembunyikan Diri untuk Buang Air Besar dan Kecil
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي يَعْقُوبَ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ، قَالَ كَانَ أَحَبَّ مَا اسْتَتَرَ بِهِ النَّبِيُّ ـ ﷺ ـ لِحَاجَتِهِ هَدَفٌ أَوْ حَائِشُ نَخْلٍ .
Diriwayatkan bahwa 'Abdullah bin Ja'far berkata: "Hal yang paling disukai Nabi ﷺ untuk menutupi dirinya ketika buang air adalah sebuah bukit atau sekumpulan pohon kurma."