Shahih oleh Darussalam
Musnad Utsman bin Affan
Hewan yang tidak bertanduk akan menuntut balas kepada hewan yang bertanduk pada hari kiamat.
Shahih oleh Darussalam
Hewan yang tidak bertanduk akan menuntut balas kepada hewan yang bertanduk pada hari kiamat.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Luka yang disebabkan oleh hewan tidak ada tanggung jawabnya, dan tambang tidak ada tanggung jawabnya, dan sumur tidak ada tanggung jawabnya, dan Khumus berlaku pada Rikaz."
Shahih oleh Darussalam
Nabi (صلى الله عليه وسلم) mengutusnya dengan hewan kurban dan memerintahkannya untuk bersedekah dengan dagingnya, kulitnya, dan selimutnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abdur-Rahman bin Abi Laila berkata bahwa Ali (رضي الله عنه) memberitahunya bahwa Nabi (ﷺ) memerintahkannya untuk bertanggung jawab atas hewan kurban, dan dia diperintahkan untuk membagikan semua kurban
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ali (رضي الله عنه) berkata: Rasulullah ﷺ memerintahkan saya untuk mengurus hewan kurban beliau dan memberikan daging, kulit, dan selimutnya sebagai sedekah, dan tidak memberikan apapun kepada tukang ja
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ali (رضي الله عنه) berkata: Rasulullah (ﷺ) memerintahkan saya untuk menjaga hewan kurban beliau dan memberikan daging, kulit, dan selimutnya sebagai sedekah, dan tidak memberikan apapun kepada tukang j
Shahih
'Hewan ternak telah musnah dan jalan-jalan terputus.' Maka Nabi ﷺ berdoa, dan kami mendapatkan hujan dari Jumat ke Jumat berikutnya. Kemudian lelaki itu datang lagi dan berkata, 'Rumah-rumah telah roboh, jalan-jalan terp
Shahih oleh Darussalam
Hewan tunggangan dapat ditunggangi ketika digadaikan, dan hewan perah dapat diperah ketika digadaikan, dan tanggung jawab pemeliharaan ada pada yang menunggangi dan memerah.
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Hurairah: bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Luka yang disebabkan oleh hewan tidak ada tanggung jawab, dan sumur tidak ada tanggung jawab, dan tambang tidak ada tanggung jawab, dan khumus dikenakan pada rikaz." (Sa
Shahih
Diriwayatkan dari Hafsa: Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Tidak ada dosa (bagi seorang Muhrim) untuk membunuh lima jenis hewan, yaitu: burung gagak, burung layang-layang, tikus, kalajengking, dan anjing rabies."
Shahih
Lima jenis hewan adalah berbahaya dan dapat dibunuh di Haram: burung gagak, burung layang-layang, kalajengking, tikus, dan anjing rabies.
Shahih oleh Darussalam
Hewan yang hilang milik seorang Muslim dapat mengarah pada api neraka.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa'id Al-Aili dan Ahmad bin Isa, mereka berkata: "Telah memberitakan kepada kami Ibn Wahb, telah memberitakan kepadaku Makhramah bin Bukair dari ayahnya, ia berkata: "Aku mendenga
Shahih
Lima adalah (hewan) yang jika seseorang membunuhnya di dalam batas Ka'bah atau dalam keadaan ihram tidak ada dosa: tikus, kalajengking, gagak, layang-layang, dan anjing ganas.
Shahih
Ada lima hewan, semuanya jahat dan berbahaya, dan tidak ada dosa bagi seseorang yang membunuhnya (yaitu): kalajengking, burung gagak, burung layang-layang, tikus, dan anjing galak.
Shahih oleh Al-Albani
Janganlah kalian mengirimkan hewan peliharaan kalian ketika matahari terbenam hingga kegelapan malam menyelimuti, karena setan berkeliaran dalam kegelapan ketika matahari terbenam hingga kegelapan malam menyelimuti.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn Umar, Nabi (ﷺ) bersabda, "Ada lima jenis hewan yang tidak ada dosa bagi orang yang membunuhnya ketika dia dalam keadaan Ihram: Burung elang, tikus, anjing galak, kalajengking, dan gagak."
Shahih oleh Darussalam
Seorang lelaki berkata: "Wahai Rasulullah, hewan apa yang boleh kita bunuh ketika kita dalam Ihram?" Dia berkata: "Ada lima hewan yang tidak ada dosa dalam membunuhnya: Hida, burung gagak, tikus, kalajengking, dan anjing
Shahih oleh Darussalam
Ada lima jenis binatang pengganggu yang boleh dibunuh di dalam dan di luar Haram: Burung gagak, elang, anjing galak, kalajengking, dan tikus.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Ada lima hewan yang semuanya adalah binatang jahat, dan boleh dibunuh di luar dan di dalam suci: Anjing galak, burung gagak, burung layang-layang, kalajengking, dan tikus."